Nama saya,
RIBKA NUR CAHAYA disini saya akan
menceritakan pengalaman saya selama di SMPN 17 MANDAU
Ketika saya lulus dari SD NEGERI 62 BALAI
MAKAM saya berniat untuk mendaftar di SMPN 17 MANDAU. Pertama saya masuk di
SMPN 17 MANDAU saya duduk dikelas 7.2 wali kelasnya ibu FITRI AMALIA. Di kelas
7.2 murid muridnya bisa dibilang kompaklah. Dikelas, kami sering bekerja sama
dalam hal apapaun. Pokok nya kelas 7.2 kelas yang asik .Hari demi hari kami
lalui dengan kebersamaan, ketika pengambilan raport untuk kenaikan kelas 8.Kami
sangat bersedih karena ketika kelas 8 nanti kami akan berbeda kelas dan tidak
bisa bercanda seperti dulu.
1 tahun berlalu saya pun naik kekelas 8.3 dan
wali kelas 8.3 ibu FITRI AMALIA. Dikelas 8.3 tidak kala asiknya dibanding kelas
7.Dikelas 8.3 saya mendapatkan pengalaman yang buruk,Saya dihukum karna cabut
,waktu saya khilaf.1 tahun dijalani dikelas 8.3 yang saya ingat adalah satu hal
yaitu saya sangat senang mendapat peringkat yang terbaik setiap kali
pengambilan raport.Meskipun saya tidak juara yang penting sudah belajar semampu
saya.
Ketika saya menduduki kelas 9.1 saya senang
karena saya masuk kelas unggulan.Hahahahaha... ngak nyangka saya bisa masuk
kekelas yang murid-muridnya berprestasi termasuk saya Hahahaha....wali kelas
9.1 ibu DIANA SARI.Kami memanggil ibu Diana dengan sebutan bunda. Senang
rasanya punya wali kelas yang baik dan perhatian.
Disemester 1 kelas 9 saya orangnya sama
seperti kelas 7,8 orangnya ribut atau bisa dibilang selalu ceria.Dalam belajar saya begitu
sungguh-sungguh mendengarkan guru saat menerangkan pelajaran.Saya dibelakang
sering mengosip dengan teman salah satunya teman saya Besti,Sari,vitra dan
Evelin.Terkadang kami dimarahi guru saat kami ketahuan mengosip di
belakang.Memang buruk yang kami lakukan tapi mau gimana lagi pelajaran nya
matematika kami kan tidak mengerti sama sekali.
Di semester 2 kan fullday school dimulai
thu.jadi kami siswa/i disuruh bawa bekal untuk makan siang. Setiap jam
istirahat ke 2 aku dan temanku beristirahat diluar pagar.Sering kali kami tak
mendengar bel masuk dibunyikan sehingga kami pun terlambat masuk kekelas.dan
akhirnya kami dihukum setelah dihukum kami disuruh duduk ketempat kami
masing-masing.
Dikelas 9 ini adalah masa penentuan dimana
kami lulus atau tidak lulus,karena itu dikelas 9 ini saya akan lebih giat lagi
belajar karna akan banyak ujian yang harus saya jalani sampai UN nanti.
INILAH KENANGAN DIMASA SEKOLAH SMP N 17
MANDAU.
Komentar
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar yang membangun.