Setelah saya lulus dari SDN 73 BALAI MAKAM
saya berniat untuk mendaftar di SMP N 16 MANDAU akan tetapi ternyata saya tidak
diterima. Kemudian akhirnya saya mendaftar di SMP NEGERI 17 MANDAU. Setibanya
saya disana saya sangat terkejut melihat kondisi SMP N 17 MANDAU yang sangat
buruk. Yaa , tapi mau gimana lagi tinggal ini sekolah yang pendaftarannya masih
dibuka. Dan akhirnya saya diterima di sekolah ini.
Hari pertama masuk di SMP N17 MANDAU saya
sangat senang karena saya akan mendapatkan banyak teman baru. Hari pertma
sampai hari ketiga adalah kegiatan MOS untuk para siswa siswi yang baru dan
saya sangat merasa bosan hingga suatu ketika saya cabut dari SMPN 17 MANDAU.
Setelah tiga hari itu kegiatan belajar pun dimulai, kami tidak ada meja, jadi
kami hanya duduk diatas kursi dan mnulis dengan alas papan ujian. Saya duduk
dikelas 7.1 , awal proses belajar saya merasa sangat takut jika diberi
pertanyaan dan saya tidak bisa menjawab nya, apalagi pada saat pelajaran agama,
saya takut karena saya dulu tidak pernah belajar agama.
Dulu saya adalah anak yang nakal sekali
dan sangat suka mengejek, dulu waktu kelas 7 ada anak perempuan yang saya ejek
dengan mengatakan rambutnya seperti sapu ijuk, waktu istirahat dia memanggil
saya dan saya menjadi takut dan akhirnya saya kabur dari hadapannya. Dengan
kejadian tersebut saya tidak berani lagi untuk mengejek orang.
Masa kelas 7 adalah kenangan yang paling
indah bagi saya karena tak ada duka atau pun masalah yang datang. Dan dulu saya
dan teman saya yang bernama SARI
PERDANA, Kami sering melakukan aksi konyol yang paling memalukan.
Setelah satu tahun berlalu saya akhirnya
naik kelas dan duduk dikelas 8.1. Masa masa dikelas ini tak seindah dikelas 7
dulu. Stelah semester satu berakhir kami pindah ke SMP N 17 yang baru dijalan
stadion dan sejak pindah kesekolah ini saya harus berangkat cepat cepat karena
takut ditinggal carteran. Padahal dulu saya berangkat kesekolah jam 7 kurang
sepuluh dan selalu ditunggu teman saya yang namanya RENI SIAHAAN, kami bukannya
langsung berangkat tapi kami milihmilih angkot dulu.
Sekarang saya kelas sembilan dan masih
berada di kelas unggul yaitu kelas 9.1 yang wali kelas nya ibu DIANA SARI. Pada
semester satu saya masih sperti biasanya tidak ada yang berbeda dan berubah
tapi sejak semester dua saya mulai nakal sekali, saya sering terlambat masuk
kelas , apalagi pada saat jam pelajaran terakhir. Semester 2 ini saya merasa
sangat bosan karena harus belajar dengan serius sebab akan ada banyak ujian
yang harus diikuti. Tapi saya tidak mau ambil pusing, saya bawa santai aja.
Supaya agak enak ketimbang harus serius yang membuat kepala pusing.
Saya merasa sangat sedih karena akan
berpisah dengan teman teman yang kocak dan guru guru di SMP N 17 MANDAU yang
mendidik saya. Apalagi dengan guru guru yang sering menjewer saya. Memang saya
sangat kesal ketika saya dimarahi, dijewer dan dipukul. Tapi ini akann
menjadi kenangan yang tak terlupakan karena sakit kali rasa nyaa dijewer
dan dipukul sama guru yang galak banget. Tapi saya tau kalau guru marah karena
mereka peduli dan sayang kepada anak muridnya.
Inilah kenangan saya di SMPN 17 MANDAU.
Komentar
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar yang membangun.