saya Apriandi Samuel Limbong. Ingin
bercerita sedikit tentang pengalaman saya bersekolah di SMPN17 MANDAU.
Awal saya menjadi murid SMPN17 Mandau pada tahun 2014 silam, saya adalah
murid yg terbilang sangat polos,yang belum mengenal pergaulan,dan saya tidak
aktif dalam kegiatan di sekolah.
Hari demi hari kulaui begitu saja tanpa ada kesan tertentu, hingga aku naik
ke kelas VII.3
dan saya pun sudah mulai tumbuh menjadi remaja, kebetulan di kelas itu
sebagian siswa nya jangan nakal sekali, hehe.. Dan saya mulai bergaul dengan
mereka,abang kelas. Dan tanpa di sadari, saya telah menjadi murid yang nakal,
yang selalu terlambat masuk kelas dan jarang membuat tugas.
Dan karna pergaulan itu saya jadi lupa belajar,saya tidak
bisa lagi membagi waktu karena terlalu asyik bermain saja, oleh karena itu
nilai saya mulai merosot jauh, disitulah timbul penyesalan, menyesal nya bukan
karena pergaulan,tetapi saya ceroboh terhadap waktu.
Setelah itu saya Naik ke kelas IX.I. Di kelas 9.1 lah saya sudah tumbuh menjadi remaja yang
bertanggung jawab. Tetapi pada saat itu tingkah ku sudah semakin menjadi jadi
saja,. Ouuhh.. dan saya selalu buat
masalah di sekolah.
Tetapi itu semua cukup menjadi pembelajaran untuk ku dan
merubah sikap ku,.
Setelah beradaptasi dengan teman dikelas, kebetulan kelas
IX.1 adalah kelas yang unggul, dan saya bingung, kenapa murid yang nakal
seperti saya bisa masuk ke kelas unggul tersebut?.
Aku tak tau. Tetapi setelah aku sudah melalui, dan aku
sadar tujuan guru mengapa aku di masukkan ke kelas unggul karena supaya sikap
ku berubah, dan memiliki akhlak mulia.
Kami menunjukkan sikap sosial kami,.
Kami kira teman sekolah tidak percaya kepada kami karena yang ada dalam pikiran
kami adalah “masa murid Nakal sok minta sumbangan,pasti bakal untuk mereka nih”
dan kami percaya bahwa perbuatan baik akan mendapat perlakuan dengan baik juga,
dan alhasil teman sekoah mau berpartisipasi dalam rangka peduli aceh, kami
sangat senang sekali melihat teman sekolah mempunyai sikap sosial yang
tinggi,meski ada beberapa siswa yang tidak menyumbang,. Setelah itu uang
sumbangan dari teman” kami berikan kepada Pihak yang resmi meminta sumbangan di
jalan raya,tepat nya di posko jln sejahtera,kemudian kami menyerahkan sumbangan
tersebut, meski sumbangan nya bukan seberapa, tapi ke ikhlasan itu yang
terutama..
Saya beruntung bersekolah di SMPN17 Mandau, karena guru dan murid nya
disiplin. Dan juga banyak kegiatan kegiatan yang aktif di sekolah, seperti one
day one ayat,PBB,FUTSAL, dan masih banyak lagi,. kalau menurut ku SMPN 17 itu
“SEKOLAH KECIL PENUH KENANGAN”
Hal yang paling ku takuti di massa smp ini adalah berpisah dengan teman dan
sahabat sahabat ku,dan juga guru guru ku.
Dan aku sangat
bersyukur, karna akhir akhir ini sikap, kedisiplinan dan juga nilai ku semakin meningkat. Dan aku sudah mengerti tujuan guru
menasehati saya,. Karna saya tau tujuan saya kesekolah adalah menuntut ilmu dan
memiliki akhlak mulia, karna di sekolah lah tempat kita di didik menjadi bibit
bibit bangsa yang berguna, kepada teman teman yang belum juga merubah sikap
nya, mari melangkah ke jalan yang benar. Jangan menyesal di kemudian hari
nanti, tidak ada kata terlambat untuk merubah sikap teman. Jalan kita masih
panjang.
Dan harapan saya kedepan nya SMPN17 MANDAU semakin sukses,dan murid murid
nya memiliki akhlak yang mulia,memiliki rasa sosial yang tinggi,dan selalu
menghormati satu sama lain. Dan juga semoga SMPN17 bisa mengharumkan nama baik
sekolah. Amin
Pesan saya untuk Teman teman yang belum berubah sikap nya “JIKA TIDAK BISA
MEMBANGGAKAN ORANG TUA DAN JUGA SEKOLAH,SETIDAKNYA JANGAN MEMPERMALUKAN MEREKA
DENGAN TINGKAH LAKU KALIAN” (Apriandi Samuel Limbong)
“LEBIH BAIK AKU KEHILANGAN MASA MUDA KU DARI PADA AKU KEHILANGAN MASA DEPAN
KU”
TERIMA KASIH
SMP17 Mandau..
Komentar
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar yang membangun.