Langsung ke konten utama

BUKU DAN DIRINYA | ELITA RAHMADHENI


Oleh : ELITA RAHMADHENI
Kelas : IX.2
    Pada suatu hari tepatnya pada hari Senin, Smp saya yaitu SMP 11 Mandau mengadakan Try Out yang menggunakan buku prediksi ujian nasional. Pada hari tu tidak seperti biasanya, yang biasanya saya datang lama. Pada hari itu saya datang agak pagi karena saya diantar sama ayah saya.
    Saya sudah sangat mempersiapkan alat – alat Try Out dengan sangat baik. Pagi itu saya bertemu dengan salah satu sahabat saya yang bernama Zuhri yang kebetulan dia sudah datang, pada pagi yang cerah itu saya berbicara dengan Zuhri seperti biasanya. Sampai pada akhirnya Zuhri bertanya tentang Try Out yang akan diadakan nanti.
    Zuhri bertanya “pakai apa nanti kita TO?”, saya menjawab “ kita nanti TO pakai buku prediksi ujian nasional,  pelajaran B.Indonesia”. betapa terkejutnya sahabat saya mendengar hal itu dikarenakan dia tidak membawa buku prediksi ujian nasional B.indonesia yang akan di TO kan, dia sangat panik,kalang kabut tidak tau harus berbuat apa.saya mmeberi beberapa saran. Saya menyuruhnya untuk menghubungi orang tuanya dan mengantarkan buku prediksinya kesekolah.
    Tetapi, sayangnya orang tuanya sudah berangkat kerja. Dan jalan terkahir adalah menjemput buku prediksi tersebut kerumahnya, saya sebagai sahabat ikut menemaninya pulang kerumah untuk mengambil bukunya. Karena dia tidak bawa motor, kami pun meminjam motor budenya yang kebetulan jualan di Sma, untung saja budenya sudah datang dan mau meminjamkan motornya untuk menjemput buku prediksi tsb. Kami pun pergi dengan terburu – buru karena takut akan terlambat .
    Setelah sampai dirumahnya, dia langsung membuka pintu rumah dan masuk untuk mengambil buku prediksi saya menunggu di motor. Setelah mengambil buku, pas kami mau berangkat ke sekolah tiba – tiba motornya tidak mau hidup, susah payah kami hidupkan tidak mau juga, kami pun sangat cemas dan khawatir jika terlambat tiba disekolah. Untung saja, ada bapak – bapak lewat depan kami, kami pun langsung meminta tolong untuk menghidupkan motor nya, dan akhirnya motor nya pun hidup.
    Kami sangat berterima kasih kepada bapak itu, dan kami pun langsung pergi kesekolah dan saya berdoa mudah – mudahan tidak terlambat dan selamat sampai disekolah. Setelah beberapa menit kami pun sampai disekolah dan langsung mengembalikan motor yang dipinjam tadi ke budenya yang ada di Sma.
   Dan kami langsung lari ke Smp karena takut terlambat, tidak beberapa lama kemudian bel pun berbunyi. Kami pun masuk ke kelas masing – masing untuk mengikuti Try Out. Dan pas keluar main sahabat saya berterima kasih kepada saya yang mau menemaninya mengambil buku prediksinya. Saya pun senang karena bisa membantunya dalam kesulitan. Dan pengalaman ini menjadi kenangan yang terindah walaupun sederhana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenangan Tua Bertoloneus Sihotang selama di SMPN 11 MANDAU

Kenangan Saya yang paling saya ingat dan tidak akan saya lupakan adalah kenangan saya kena panggil orangtua ke sekolah. Ya...   Saya paling mau jika orangtua saya dipanggil, tetapi itu sudah berlalu, dan kenangan yang saya tak terlupakan adalah kenangan kebersamaan bersama teman-teman itu nomor satunya. Selama di SMP Saya saya selalu melaksanakan acara rutin setiap senin pagi,   upacara senin pagi itu merupakan suatu hal yang tidak saya sukai selama SMP ini, Ya... Memang saya tau selama SMP memang wajib dilakukan. Kenangan yang paling lucu adalah kenangan saya dikelas VII,   diwaktu kelas VII saya paling merasa malu bersama teman-teman, tapi malu itu lama kelamaan menghilang dan aku pun sudah mulai akrab dengan teman-teman. Lalu di kenangan kelas VIII disitulah kenangan saya banyak terukir. Dan dikelas IX pun adalah kelas yang paling tidak saya sukai karena dikelas IX lah yang selalu banyak kegiatan yang dimulai dari TO, Ujian semester, Ujian praktek, UASBN,...

Pengalaman Saya Di Smp 17 | Syahrul Alif Ramadhan

Assalamu’alaikum.wr.wb Tidak terasa saya sudah berada di kelas IX dan akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman singkat saya selama di SMPN 11 MANDAU. Setelah saya tamat dari SDN 47 AIR JAMBAN saya melanjutkan ke jenjang SMP yang kebetulan dekat dari rumah saya yaitu SMPN 11 MANDAU. Pertama dan saat itu saya menjalani yang namanya MOS (Masa Orientasi Siswa). Saat itu lumayan banyak teman SD saya yang masuk di sekolah smpn 11 mandau. Dan saya masuk di gugus 1 untuk kelas sementara waktu. Setelah melaksanakan mos dalam 3-4 hari saya pun di masukkan di kelas 7.1. Pengalaman pertama saya saat di kelas 7. Pada saat itu saya ingin fokus pada pelajaran karna pertama kali masuk kelas. Dalam belajar kita semua sudah tahu bahwa menyontek itu adalah hal yg salah bagi siswa pada saat ulangan maupun ujian semester. Saya pernah ketahuan menyontek dengan teman saya dalam pelajaran matematika karna saya kurang paham. Itu pun saya hanya memint...

RIBKA NUR CAHAYA 

Nama saya, RIBKA NUR CAHAYA   disini saya akan menceritakan pengalaman saya selama di SMPN 17 MANDAU      Ketika saya lulus dari SD NEGERI 62 BALAI MAKAM saya berniat untuk mendaftar di SMPN 17 MANDAU. Pertama saya masuk di SMPN 17 MANDAU saya duduk dikelas 7.2 wali kelasnya ibu FITRI AMALIA. Di kelas 7.2 murid muridnya bisa dibilang kompaklah. Dikelas, kami sering bekerja sama dalam hal apapaun. Pokok nya kelas 7.2 kelas yang asik .Hari demi hari kami lalui dengan kebersamaan, ketika pengambilan raport untuk kenaikan kelas 8.Kami sangat bersedih karena ketika kelas 8 nanti kami akan berbeda kelas dan tidak bisa bercanda seperti dulu.    1 tahun berlalu saya pun naik kekelas 8.3 dan wali kelas 8.3 ibu FITRI AMALIA. Dikelas 8.3 tidak kala asiknya dibanding kelas 7.Dikelas 8.3 saya mendapatkan pengalaman yang buruk,Saya dihukum karna cabut ,waktu saya khilaf.1 tahun dijalani dikelas 8.3 yang saya ingat adalah satu hal yaitu saya sangat senang m...