Pada suatu hari tepatnya pada
hari Senin, Smp saya yaitu SMP 11 Mandau mengadakan Try Out yang menggunakan
buku prediksi ujian nasional. Pada hari tu tidak seperti biasanya, yang
biasanya saya datang lama. Pada hari itu saya datang agak pagi karena saya diantar
sama ayah saya.
Saya sudah
sangat mempersiapkan alat – alat Try Out dengan sangat baik. Pagi itu saya
bertemu dengan salah satu sahabat saya yang bernama oji yang kebetulan dia
sudah datang, pada pagi yang cerah itu saya berbicara dengan oji seperti
biasanya. Sampai pada akhirnya oji bertanya tentang Try Out yang akan diadakan
nanti.
oji bertanya
“pakai apa nanti kita TO?”, saya menjawab “ kita nanti TO pakai buku prediksi
ujian nasional, pelajaran B.Indonesia”. betapa terkejutnya sahabat saya
mendengar hal itu dikarenakan dia tidak membawa buku prediksi ujian nasional
B.indonesia yang akan di TO kan, dia sangat panik,kalang kabut tidak tau harus
berbuat apa.saya mmeberi beberapa saran. Saya menyuruhnya untuk menghubungi
orang tuanya dan mengantarkan buku prediksinya kesekolah.
Tetapi,
sayangnya orang tuanya sudah berangkat kerja. Dan jalan terkahir adalah
menjemput buku prediksi tersebut kerumahnya, saya sebagai sahabat ikut
menemaninya pulang kerumah untuk mengambil bukunya. Karena dia tidak bawa
motor, kami pun meminjam motor budenya yang kebetulan jualan di Sma, untung
saja budenya sudah datang dan mau meminjamkan motornya untuk menjemput buku
prediksi tsb. Kami pun pergi dengan terburu – buru karena takut akan terlambat
.
Setelah sampai
dirumahnya, dia langsung membuka pintu rumah dan masuk untuk mengambil buku
prediksi saya menunggu di motor. Setelah mengambil buku, pas kami mau berangkat
ke sekolah tiba – tiba motornya tidak mau hidup, susah payah kami hidupkan
tidak mau juga, kami pun sangat cemas dan khawatir jika terlambat tiba
disekolah. Untung saja, ada bapak – bapak lewat depan kami, kami pun langsung
meminta tolong untuk menghidupkan motor nya, dan akhirnya motor nya pun hidup.
Kami sangat
berterima kasih kepada bapak itu, dan kami pun langsung pergi kesekolah dan
saya berdoa mudah – mudahan tidak terlambat dan selamat sampai disekolah.
Setelah beberapa menit kami pun sampai disekolah dan langsung mengembalikan
motor yang dipinjam tadi ke budenya yang ada di Sma.
Dan kami langsung
lari ke Smp karena takut terlambat, tidak beberapa lama kemudian bel pun
berbunyi. Kami pun masuk ke kelas masing – masing untuk mengikuti Try Out. Dan
pas keluar main sahabat saya berterima kasih kepada saya yang mau menemaninya
mengambil buku prediksinya. Saya pun senang karena bisa membantunya dalam
kesulitan. Dan pengalaman ini menjadi kenangan yang terindah walaupun
sederhana.
Komentar
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar yang membangun.