Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakaatuh…
Perkenalkan
nama saya Harfina Mulyati. Saya biasa dipanggil Fina. Saya siswi dari SMP
Negeri 11 Mandau kelas 9.3. Pada kesempatan ini,saya akan menceritakan
pengalaman saya yang sangat luar biasa saat saya dipercaya untuk menjadi Ketua
OSIS di SMP Negeri 11 Mandau.
Saat
saya duduk dikelas VIII, saya dipercaya oleh Ibu Diana Sari (wali kelas VIII.3
yang sangat tegas dan bijaksana) untuk menjadi wakil ketua kelas dan ketua
kelasnya adalah Rinaldi Hanafi (sahabat saya sendiri). Sejak awal masuk SMP
saya ingin sekali menjadi pengurus OSIS.Karena saya ingin mengetahui bagaimana
cara berorganisasi. Saat itu, seorang ketua OSIS dan beberapa pengurus OSIS
lainnya menyampaikan sebuah pengumuman keseluruh kelas,untuk memberitahukan
kepada siswa yang menjadi peragkat kelas untuk menjadi calon pengurus OSIS yang
baru. Saat itu, jumlah ruang kelas di SMP Negeri 11 Mandau ada 12 ruang kelas.
Setelah
pengumuman didalam kelas tadi disampaikan, kamipun dibariskan dan diberitahu
langkah apa selanjutnya yang harus dilakukan. Langkah-langkah tersebut
disampaikan oleh Bapak Muhammad Rusdy Siregar (pembina OSIS). Bapak Rusdy
memerintahkan kepada kami untuk membuat visi dan misi untuk menjadi calon pengurus
OSIS yang baru. Jumlah semua calon pengurus OSIS yang baru yaitu 36 orang
siswa. Dari 36 orang siswa tadi, akan diseleksi 15 visi misi yang terbaik dan
menjadi calon ketua OSIS yang baru.3 hari setelah pengumpulan visi misi, Bapak
Rusdy mengumumkan nama-nama siswa yang memiliki visi misi terbaik. Dan
Alhamdulillah saya mendapat 15 besar visi misi terbaik.
Yang
mendapatkan 15 besar visi misi terbaik adaah kandidat calon ketua OSIS yang
baru dan akan membacakan visi misi yang telah dibuat sebelumnya didepan seluruh
guru dan teman-teman saya. Visi dan misi dibacakan secara bergilir. Saat itu,
saya merasa gugup untuk membacakannya. Setelah semua visi misi dibacakan oleh
semua kandidat, saatnya voting.Saat semua voting dikumpulkan, Bapak Rusdy
mengumumkan siapakah yang akan menjadi ketua OSIS yang baru. Dalam hari saya
berkata “Toh,visi misi yang saya buat hanya visi misi biasa.Mana mungkin saya
bisa terpilih menjadi Ketua OSIS.” Saya merasa, kalau saya tidak akan terpilih
karena saya merasa tidak percaya diri atas kemampuan yang saya miliki.
Dan
tidak lama kemudian nama saya disebutkan. Ternyata saya mendapat suara
terbanyak dan visi misi yang saya buat adalah visi misi yang terbaik. Dan saya
dipercayai untuk menjadi Ketua OSIS yang baru tahun ajaran 2017/2018 dan wakil
ketua OSIS nya sahabat saya Rinaldi Hanafi. Dihari itu juga perangkat OSIS
dibentuk. Rapat diruang bermusyawarah dan membahas tugas masing-masing siswa
yang telah terpilih menjadi pengurus OSIS yang baru.
Ketua
OSIS : Harfina Mulyati
Wakil
Ketua OSIS : Rinaldi Hanafi
Sekretaris
OSIS : Mutiahni & Shabrina Aziziah
Bendahara
: Kushi Sofinia & Cindy Raksandy Akbar, dan seksi-seksi lainnya.
Setelah
itu, pada hari Senin nya pengurus OSIS yang baru dilantik oleh kepala sekolah.
Beberapa
hari setelah pelantikan, Bapak Rusdy selaku pembina OSIS menginformasikan
kepada saya dan Rinaldi untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan OSIS ke
kabupaten bersama Ibu Reza Nurbaiti selama 5 hari dari tanggal 16-20 Desember
2017. Panitia pelatihan kepemimpinan OSIS tersebut akan dihadiri oleh
pembina,ketua,dan wakil ketua OSIS se-kabupaten Bengkalis. Mendengar informasi
tersebut, saya dan Rinaldi mempersiapkan segala hal untuk keberangkatan.
Pada
tanggal 16 Desember 2017, saya,Ibu Reza, dan Rinaldi berangkat ke Bengkalis
dengan menggunakan travel. Sampai ke Bengkalis disiang hari dan sampai disana,
kami langsung menuju Hotel Marina untuk menginap sekaligus tempat pelatihan
kepemimpian OSIS tersebut. Dimalam harinya kami berkumpul disebuah aula yang
berada dilantai 1 Hotel Marina dan mengikuti acara pembukaan pelatihan
kepemimpinan OSIS tahun ajaran 2017/2018. Disanalah saya bertemu dengan
teman-teman baru yang berasal dari berbagai sekolah se-kabupaten Bengkalis.
Kemudian keesokan harinya kami melanjutkan pelatihan tersebut dengan membahas
bagaimana cara berkepemimpinan diaula lantai 2. Saat itu, pengisi acara adalah
Pak Miswanto, Pak Jaksa, dan Pak Brigadir. Pelatihan didalam aula berlangsung
selama 3 hari. Dihari ke 4, kami pelatihan dilapangan yang berada ditepi laut
Bengkalis tepatnya didepan Hotel Marina.
Saat
itu, kami diajarkanbagaimana cara PBB
yang baik dan benar oleh Pak TNI. Selain itu, saya dan teman-teman membuat
sebuah kelompok untuk menampilkan sebuah yel-yel. Ketika itulah saya merasakan
indahnya kebersamaan. Bekerja sama dalam membuat sesuatu untuk melatih
kekompakan. Setelah pelatihan PBB selesai, kami pun kembali ke hotel untuk
istirahat dan makan siang. Nah, dimalamnya kami berkumpul kembali diaula lantai
1 untuk mengikuti acra penutupan acara pelatihan kepemimpinan OSIS. Disaat
itulah Bapak Edi Sakura (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis)
berceramah mengenai pembentukan pendidikan berkarakter. Yaitu gerakan nasional
revolusi mental untuk membangun karakter siswa untuk menjadi generasi gemilang.
Pak Edi memberitahu kami sebuah lagu yang berjudul Mars PPK, tepuk PPK, dan
salam PPK. Setelah malam penutupan, paginya kami pulang dengan menggunakan
travel. Setelah seminggu kemudian, saatnya masuk sekolah saya bersama Rinaldi
memberitahukan dan menceritakan oengalaman apa saja yang saya dapat dari hasil
pelatihan kepemimpinan OSIS se-kabupaten Bengkalis yang saya ikuti selama 5
hari tersebut kepada warga sekolah.
Ternyata,
menjadi seorang pemimpin itu gampang-gampang sulit. Banyak sekakli pengalaman
yang saya dapat dari OSIS. Pengalaman yang menyedihkan saat saya menjadi ketua
OSIS yaitu dimana banyak teman-teman yang tidak menyukai saya. Karena
pembina,saya,dan bersma pengurus OSIS lainnya memutuskan untuk mengadakan
penertiban setiap bulannya dengan razia. Guna razia tersebut juga untuk
mendisiplinkan siswa dan menjadikan siswa lebih berkarakter. Banyak teman-teman
saya yang membawa barang/hal-hal yang tidak berkenaan dengan sekolah. Maka
disepakati oleh pihak sekolah, jika barang tersebut ditangkap dan tidak dikembalikan
lagi. Cara ini dilakukan, agar siswa tidak melakukan hal yang sama lagi. Oleh
sebab itu, banyak teman-teman yang tidak menyukai saya sebagai ketua OSIS.
Tetapi,
dibalik permasalahan tersebut pengalaman menyenangkan yang saya dapat dari OSIS
yaitu saya bisa mengetahui bagaimana cara bekerja sama dalam suatu organisasi
bersma teman-teman saya. Mengetahu bagaimana cara menemukan ide-ide baru untuk
langkah menuju keberhasilan OSIS.
Sekian
pengalaman yang dapat saya ceritakan. Mohon maaf atas segala kesalahan dan
kekurangan. Jika ada kritik dan saran, silahkan tulis dikolom komentar.J
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakaatuh…
Komentar
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar yang membangun.