Pengalaman Dikelas VII.5
Assalamualaikum
Wr.Wb
Baiklah
saya akan menceritakan pengalaman saya ketika saya masih duduk dikelas VII
lebih tepatnya kelas VII.5, di SMPN 11 MANDAU sebelum itu, Perkenalkan nama
saya Cindy Raksandy Akbar saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya ketika
duduk dikelas VII.5.
Pada
pagi itu kami sedang duduk didalam kelas tepatnya dipojok depan kelas VII.5.
Dipagi yang cerah itu saya,wigi,niar,aliya,nanda,dinda,dan susanti sedang
bercerita tentang banyak hal waktu itu, sebenarnya pada saat itu telah masuk
jam pelajaran pertama.
Tetapi karena pak Syariful yaitu guru yang
mengajar matematika dikelas kami dating terlambat karna suatu alasan jadi kami
menjalaninya dengan bercerita ,jadilah kelas dalam keadaan yang ribut
,rusuh,riweuhlah pokoknya. Ada yang berlari-larian ,ada yang diam-diam saja,ada
yg keluar dari kelas dan ada yg bercerita seperti kami saat ini.
Tiba-tiba terdengar suara “sayuaaaa” kami
melihat asal suara disana terlihat Andres yang sedang melempar sesuatu kearah
kami. Sesaat setelah sesaat itu kami dapat merasakan bau anyir,busuk
,pokoknya
baunya itu sangat menyengat dihidung. Rupanya Andres melempari kami dengan
telur,sayur-sayuran yang telah busuk dan lainnya yang dilampisi dengan kantong
plastik. Telur dan sayurnya tumpah karena mengenai dinding. Bau anyir dari
telur dan sayuran itu langsung memenuhi ruangan kelas.
Sesaat setelah itu kelas menjadi lebih ribut
karena mereka smua menanyai Andres dengan berbagai pertanyaan contohnya
seperti ”apa tuh ndres”,” dimana kau
dapat “,”mampuslah kau ndres bauknya lengket” , tapi Andres hanya menampakknya
raut muka tak bersalah dirinya. Kemudian kelas menjadi hening kembali sesaat
ada suara adib yang mengatakan “woy pak syariful udah datang”.kemudian setelah
itu barulah yang lainnya duduk ditempat duduk masing-masing.
Tibalah dimana paak syariful masuk kedalam
kelas dan menanyakan “kenapa kelas kalian bau anyir” dan disaat itulah kelas
menjadi semakin ribut karena semuanya ingin menjawab pertanyaan dari guru
tersebut, kemudian karena tidak dapat mendengar semuanya secara jelas pak
syariful menyuruh seseorang untuk menjelaskan padanya apa yang sudah terjadi.
Setelah pak syariful mengerti barulah beliau mengatakan “bersihkan kelas kalian
dan hilangkan baunya bapak tidak ingin mendengar banyak alasan” kemudian pak
syariful pergi kekantor sementara kami didalam kelas menyuruh Andres untuk
membersihkan kekacauan yang diperbuatnya.
Kemudian sesudah bernegosiasi keputusannya
yaitu, Andres dan yang piketlah yang membersihkan kelas tadi. Sementara adiblah
yang membeli soklin lantai , dan pada akhirnya tidak hanya Andres dan yang
piket membersihkan tetapi satu kelaslah yang ikut membantu karena pada dasarnya
bau telur dan sayur-sayuran itu begitu menyengat walaupun nampaknya sudah
bersih tetapi tetap saja baunya masih ada ,setelah bersih tetap saja pak syariful
tidak masuk kembali karena jam pelajaran matematika sudah berakhir.
Itulah pengalaman saya dikelas VII.5 yang
tidak bisa saya lupakan, jika ada kata-kata yang salah mohon dimaafkan,sekian
dan terima kasih.
Wassalamu’alaikum
Wr.Wb.

Komentar
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar yang membangun.